RADIO STREAMING SEHATI - korban tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat untuk sementara dihetikan, menyuyul faktor cuaca dan lokasi medan yang dinilai tidak memungkinkan. Hingga Sabtu sore tercatat, masih ada sekitar 71 warga yang masih dilaporkan hilang dalam peristiwa longsor di kawasan pemukiman dan pertanian di kaki Gunung Burangrang tersebut.
"Berdasarkan laporan terakhir pukul 16.00 WIB, masih terdapat sekitar 71 orang yang dilaporkan hilang. Angka 71 ini masih merupakan perkiraan berdasarkan data dari posko pengaduan. Dari laporan tersebut, sebanyak 23 korban sudah teridentifikasi. Jika 71 dikurangi 23, maka tersisa sekitar 40 korban," kata Hendra Rochmawan di lokasi kejadian, Sabtu (24 Januari 2026).
Posko Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar, dikabarkan telah menerima 10 kantong jenazah korban longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan menyatakan, pihaknya melakukan identifikasi sebanyak delapan kantong jenazah utuh sedangkan dua lainnya hanya ditemukan bagian tubuhnya saja.
"Hingga pukul 16.00 WIB, yang sudah teridentifikasi baru 6 jasad," ungkapnya
Dijelaskan, 6 jenazah tersebut telah teridentifikasi dan dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Sementara 1 bagian tubuh berupa tangan, dinyatakan sudah dapat diidentifikasi melalui pembanding sidik jari.
"Kami sampaikan bahwa di Pos DVI saat ini terdapat 10 kantong jenazah. Dari jumlah tersebut, 6 jenazah telah teridentifikasi dan dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Selain itu, terdapat 1 bagian tubuh berupa tangan yang sudah dapat diidentifikasi melalui pembanding sidik jari. Kemudian ada 1 bagian tubuh berupa kaki yang masih membutuhkan pembanding DNA," paparnya.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) menyatakan, peristiwa longsor terjadi karena dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Kecamatan Cisarua, tepatnya di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah. Material longsoran menimbun permukiman warga dan menyebabkan korban jiwa serta warga terdampak.
Disebutkan, selain korban meninggal dunia, 23 jiwa dilaporkan selamat. Bencana ini berdampak terhadap sekitar 34 kepala keluarga atau 113 jiwa, sementara jumlah rumah terdampak masih dalam pendataan petugas di lapangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat telah melakukan kaji cepat dan asesmen awal di lokasi kejadian serta melaksanakan upaya penanganan darurat dan pencarian korban.***
Editor: Andri Herdiansyah






