RADIO STREAMING SEHATI - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di berbagai wilayah Indonesia selama tiga hari ke depan, mulai 28 hingga 30 Januari 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai angin kencang diprediksi melanda puluhan provinsi.
Berdasarkan peta peringatan dini BMKG, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta Bali. Kondisi ini diperkirakan terjadi secara fluktuatif selama tiga hari ke depan.
Di Pulau Jawa, hujan lebat hingga sangat lebat diprakirakan terjadi di Jawa Barat pada 28 Januari, sementara Jawa Tengah dan Jawa Timur berpotensi mengalami hujan lebat pada 28 dan 30 Januari. BMKG juga mencatat potensi angin kencang di Jawa Timur pada periode yang sama.
Wilayah Bali diprakirakan mengalami hujan sedang hingga lebat secara berturut-turut dari 28 hingga 30 Januari, disertai potensi angin kencang. Kondisi serupa juga terjadi di Banten yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat dan angin kencang, khususnya pada 29 Januari.
Di wilayah Sumatera, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Kepulauan Bangka Belitung. Angin kencang juga berpeluang melanda Kepulauan Bangka Belitung pada 28 Januari.
Sementara itu, wilayah Kalimantan secara umum diprakirakan mengalami hujan sedang hingga lebat di Kalimantan Selatan, Tengah, Timur, dan Utara selama tiga hari ke depan. Kondisi serupa juga terjadi di sebagian besar wilayah Sulawesi, dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara.
Untuk kawasan Indonesia Timur, BMKG mencatat potensi hujan sedang hingga lebat di Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Pegunungan, Papua Barat, Papua Selatan, dan Papua Tengah. Angin kencang juga berpotensi terjadi di Maluku, Papua Barat, serta Nusa Tenggara Timur.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan transportasi. Masyarakat juga diminta terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.***
Editor: Andri Herdiansyah






