RADIO STREAMING SEHATI - Aktivitas menyanyi ternyata tidak hanya berfungsi sebagai hiburan saja, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang didukung oleh penelitian ilmiah. Sejumlah studi menunjukkan bahwa menyanyi dapat membantu menurunkan stres, meningkatkan kesehatan mental, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Psychology pada 2021 menyimpulkan bahwa menyanyi, baik secara individu maupun kelompok, berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis. Studi tersebut mencatat penurunan tingkat kecemasan dan depresi pada partisipan yang rutin menyanyi.
Hasil serupa ditemukan dalam penelitian Kreutz et al. (2004) yang dimuat dalam jurnal Annals of the New York Academy of Sciences. Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas menyanyi meningkatkan kadar Immunoglobulin A (IgA), yaitu antibodi yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Peningkatan ini tidak ditemukan pada kelompok yang hanya mendengarkan musik.
Sementara itu, studi lain yang dipublikasikan di Journal of Behavioral Medicine melaporkan bahwa menyanyi dapat menurunkan kadar hormon stres kortisol dalam tubuh. Penurunan kortisol dikaitkan dengan berkurangnya stres dan meningkatnya perasaan rileks.
Manfaat fisiologis juga ditemukan dalam aspek pernapasan. Menurut laporan American Heart Association, teknik pernapasan yang digunakan saat menyanyi dapat membantu meningkatkan fungsi paru-paru dan kontrol napas, terutama pada orang dewasa dan lansia.
Penelitian terhadap penderita penyakit kronis juga menunjukkan hasil positif. Studi dalam jurnal Disability and Rehabilitation (2020) melaporkan bahwa program menyanyi kelompok pada penderita Parkinson membantu mengurangi stres, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperkuat interaksi sosial.
Para peneliti menegaskan bahwa menyanyi tidak dapat menggantikan pengobatan medis. Namun, aktivitas ini dinilai efektif sebagai terapi pendamping untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan mental.***
Editor: Andri Herdiansyah






