RADIO SEHATI
  • Beranda
  • Berita
    • Headline
    • Hiburan
    • Ragam
    • Idea
    • Olahraga
  • Selayang Pandang
  • Jadwal Special Program
  • Kerjasama dan Iklan
  • Profil Pengelola
  • Disclaimer
    • Copyright Notice
    • Kebijakan Privasi
    • Syarat & Ketentuan
  • Alamat Kontak
RADIO SEHATI
Home RAGAM

Mendengarkan Musik Jazz Ternyata Bisa Mendorong Relaksasi, Kreativitas, dan Kesehatan Mental

Andri Herdiansyah Penulis: Andri Herdiansyah
Senin, 19 Mei 2025
Mendengarkan Musik Jazz
Share on FacebookShare on Twitter

RADIO STREAMING SEHATI – Musik jazz, dengan alunan melodi yang lembut, ritme yang dinamis, dan improvisasi yang khas, ternyata tidak hanya memanjakan telinga, tetapi juga memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan mental, kreativitas, dan produktivitas. Berbagai penelitian dan pendapat pakar mengungkapkan bahwa genre musik yang lahir di New Orleans, Amerika Serikat ini memiliki efek positif yang signifikan bagi pendengarnya.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Advanced Nursing (2016), mendengarkan musik jazz dapat menurunkan tingkat kortisol, hormon stres, dalam tubuh. Alunan musik jazz yang sering kali memiliki tempo lambat dan harmoni yang menenangkan membantu menurunkan tekanan darah serta memperlambat detak jantung, menciptakan rasa tenang.

RelatedPosts

1 April, Hari Besar Para Penyiar, dari SRV Sampai Radio Sehati Mendunia

30 Maret: Tantangan Sehari Tanpa Sampah, Berani Coba? Dampaknya Bisa Selamatkan Bumi

Wajib Pajak Bisa Lega, Telat Lapor SPT Kini Tak Kena Sanksi

Sementara itu, psikolog klinis dari Universitas Indonesia, Dr. Anisa Rahma dalam sebuah tulisannya menjelaskan, Musik jazz, terutama subgenre seperti smooth jazz, memiliki pola ritmik yang tidak agresif. Menurutnya, iIni merangsang otak untuk memproduksi gelombang alfa, yang terkait dengan relaksasi dan keseimbangan emosi.

“Mendengarkan jazz selama 20-30 menit sehari dapat menjadi terapi sederhana untuk mengurangi kecemasan,” tambahnya.

Merangsang Kreativitas melalui Improvisasi

Ciri khas jazz adalah improvisasi, yang tidak hanya menjadi keunikan musik ini, tetapi juga memengaruhi pola pikir pendengar. Seperti diungkapkan oleh pakar neurosains dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Johnatan Lee. Ia menyatakan, Mendengarkan jazz merangsang aktivitas di korteks prefrontal, bagian otak yang bertanggung jawab atas kreativitas dan pemecahan masalah.

“Improvisasi dalam jazz mendorong pendengar untuk berpikir lebih fleksibel dan out-of-the-box,” lanjutnya

Di lain pihak, penelitian dari University of Cambridge di 2014, menunjukkan bahwa paparan musik dengan struktur kompleks seperti jazz dapat meningkatkan kemampuan kognitif, terutama dalam hal berpikir kreatif. Hal ini menjadikan jazz pilihan yang baik bagi pekerja kreatif, seperti penulis, desainer, atau musisi.

Meningkatkan Fokus dan Produktivitas

Selain relaksasi dan kreativitas, jazz juga ternyata membantu meningkatkan fokus. Menurut sebuah studi dari Mindlab International, musik instrumental seperti jazz dapat meningkatkan konsentrasi hingga 12% dibandingkan mendengarkan musik dengan lirik.

“Jazz tanpa vokal memungkinkan otak untuk tetap fokus tanpa terganggu oleh kata-kata,” kata ahli musikologi dari Institut Kesenian Jakarta. Prof. Maria Susanti,

“Ini sangat cocok untuk pekerja kantoran atau pelajar yang membutuhkan konsentrasi tinggi,” katanya lagi.

Para pakar merekomendasikan untuk memilih subgenre jazz yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk relaksasi, smooth jazz dari artis seperti Norah Jones atau Diana Krall sangat ideal. Sementara untuk merangsang kreativitas, jazz bebop atau fusion dari musisi seperti Miles Davis atau Herbie Hancock dapat menjadi pilihan.

“Cobalah dengarkan jazz dalam sesi pendek, misalnya 15-30 menit, di pagi atau malam hari. Ini bisa menjadi rutinitas sederhana untuk menjaga kesehatan mental di tengah kesibukan sehari-hari,” pungkas Dr. Anisa.***

Editor: Andri Herdiansyah

Tags: Mendengarkan Musik Jazz

Related Posts

1 April, Hari Besar Para Penyiar, dari SRV Sampai Radio Sehati Mendunia
RAGAM

1 April, Hari Besar Para Penyiar, dari SRV Sampai Radio Sehati Mendunia

Rabu, 1 April 2026
30 Maret: Tantangan Sehari Tanpa Sampah, Berani Coba? Dampaknya Bisa Selamatkan Bumi
IDEA

30 Maret: Tantangan Sehari Tanpa Sampah, Berani Coba? Dampaknya Bisa Selamatkan Bumi

Selasa, 31 Maret 2026
Wajib Pajak Bisa Lega, Telat Lapor SPT Kini Tak Kena Sanksi
IDEA

Wajib Pajak Bisa Lega, Telat Lapor SPT Kini Tak Kena Sanksi

Jumat, 27 Maret 2026
Tak Perlu Kembalian! QRIS Jadi Primadona Baru di Kaltim
BERITA

Tak Perlu Kembalian! QRIS Jadi Primadona Baru di Kaltim

Kamis, 26 Maret 2026
Ingin Arus Balik Aman dan Selamat? Menkes: Jangan Lawan Ngantuk
BERITA

Ingin Arus Balik Aman dan Selamat? Menkes: Jangan Lawan Ngantuk

Kamis, 26 Maret 2026
Operasi Ketupat 2026
BERITA

Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Kakorlantas Waspadai Gelombang Kedua Arus Balik Lebaran

Kamis, 26 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Selayang Pandang
  • Jadwal Special Program
  • Kerjasama dan Iklan
  • Profil Pengelola
  • Disclaimer
  • Alamat Kontak
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Headline
    • Hiburan
    • Ragam
    • Idea
    • Olahraga
  • Selayang Pandang
  • Jadwal Special Program
  • Kerjasama dan Iklan
  • Profil Pengelola
  • Disclaimer
    • Copyright Notice
    • Kebijakan Privasi
    • Syarat & Ketentuan
  • Alamat Kontak

© 2024 radiosehati.com

Klik Untuk Request dan Komen

Request Lagu

Memuat…
▶